DIRENCANAKAN BAGI KESENANGAN ALLAH

  • 17 Mar 2024
  • Fulfilling God's Purpose

“Engkau telah menciptakan segala sesuatu, dan bagi kesenangan-Mu semuanya itu ada dan diciptakan.” Wahyu 4:11 (NLT)

 

Anda direncanakan bagi kesenangan Allah.

Allah memilih untuk menciptakan anda untuk memenuhi tujuan dan demi kemuliaan-Nya. Oleh karena itu tujuan utama Allah menciptakan kita adalah agar hidup kita menyenangkan hati Tuhan. Kebenaran ini akan membuat kita tidak lagi rendah diri dan merasa tidak berharga di hadapan Allah. Kalau anda sedemikian penting bagi Allah, dan Dia menganggap anda cukup berharga untuk ada bersama-Nya dalam kekekalan, apalagi yang bisa anda anggap lebih penting dari itu? Anda adalah anak Allah untuk mendatangkan kesenangan bagi Allah lebih dari hal lain apapun yang pernah Dia ciptakan.

Dia ingin agar anda menikmati kehidupan, bukan hanya menjalaninya. Alasan mengapa anda bisa menikmati kesenangan adalah karena Allah menjadikan anda menurut gambar-Nya. Kita sering lupa bahwa Allah memiliki emosi juga. Dia merasakan berbagai hal seperti menyesal, cemburu, marah, merasa sayang, sedih, kasih, sukacita, kegembiraan dan kepuasaan, Ia juga mengasihi, bersuka, senang, bersorak, menikmati, dan bahkan tertawa!

Aktifitas yang mendatangkan kesenangan bagi Allah disebut “penyembahan”. Alkitab berkata, “TUHAN senang hanya kepada orang-orang yang menyembah Dia, kepada orang-orang yang berharap akan kasih setia-Nya.” (Mazmur 17:11). Para ahli antropologi melihat bahwa penyembahan merupakan suatu kebutuhan umum, dipasang oleh Allah ke dalam elemen utama keberadaan kita, yakni suatu kebutuhan batin untuk berhubungan dengan Allah. Penyembahan sama alaminya seperti makan atau bernafas. Jika kita gagal menyembah Allah, kita selalu menemukan sebuah pengganti, meskipun akhirnya pengganti itu adalah diri kita sendiri. Alasan mengapa Allah menciptakan kita dengan keinginan ini adalah karena Dia mendambakan penyembah-penyembah! Yesus berkata, “Bapa menghendaki penyembah penyembah” (Yohanes 4:23).

Penyembahan bisa meliputi unsur-unsur dalam ibadah seperti menyanyi, berdoa, mendengar khotbah, atau pengalaman rohani lainnya. Akan tetapi penyembahan jauh lebih dari sekedar ekspresi, penyembahan adalah gaya hidup. Penyembahan bukanlah untuk kepentingan anda. Jika anda berkata, “Saya tidak mendapatkan apapun dari penyembahan hari ini, ”anda menyembah untuk alasan yang keliru. Penyembahan bukanlah bagi anda, melainkan itu bagi Allah. Tujuan kita adalah mendatangkan kemuliaan dan kesenangan bagi pencipta kita.

Penyembahan bukanlah bagian dari kehidupan anda; penyembahan adalah kehidupan anda. Penyembahan bukan hanya dalam kebaktian gereja. Dalam Alkitab, orang-orang memuji Allah saat di tempat kerja, di rumah, di dalam pertempuran, di penjara, dan bahkan di tempat tidur! Pujian seharusnya merupakan aktivitas pertama ketika anda membuka mata di pagi hari dan aktivitas terakhir ketika anda menutup mata pada malam hari. Setiap aktivitas bisa diubah menjadi tindakan penyembahan bila anda melakukannya demi kemuliaan, dan kesenangan Allah. Alkitab berkata “Jika engkau makan atau jika engkau minum, atau jika engkau melakukan sesuatu yang lain, lakukanlah semuanya itu untuk kemuliaan Allah. Bagaimana mungkin melakukan segala sesuatu bagi kemuliaan Allah? Dengan melakukan segala sesuatu seolah-olah anda sedang melakukannya bagi Yesus. Inilah rahasia gaya hidup untuk menyembah.