BERDOA BERSAMA untuk MENYEMBAH BERSAMA-SAMA

  • 14 Jan 2024
  • Fulfilling God's Purpose

“Mereka semua bertekun dengan sehati dalam doa bersama-sama” (Kisah Para Rasul 1:14)

Allah menghendaki doa kita sebagai satu prioritas, bukan sekedar kata-kata belaka.

Alkitab mengajarkan kita harus setia berdoa “Bertekunlah dalam doa…sambil mengucap syukur” (Kolose 4:2). Doa menarik kuasa Allah ke dalam setiap kehidupan pribadi bahkan kelompok kecil kita. Namun tidak semua orang Kristen memiliki waktu berdoa yang baik. Keengganan untuk berdoa bisa saja disebabkan perasaan bersalah kepada Tuhan serta merasa tidak layak untuk berdoa. PESAN GEMBALA Ada empat saran praktis yang dapat membangun kehidupan doa bersama-sama:

  1. Tanamkan kesadaran bahwa keadaan yang tidak menyenangkan bukan jadi alasan untuk menjauh dari Tuhan, akan tetapi bangunlah komitmen semakin tekun berdoa bersama-sama (KPR 4, Ulangan 4:7, Ibrani 4:16)
  2. Latihlah setiap anggota kelompok terlibat dalam doa. Ada beberapa Langkah sederhana yang bisa diambil:
    => Mulailah dengan doa pendek dan sederhana
    => Jadilah diri sendiri dan jangan berupaya meniru suara atau ungkapan doa anggota kelompok yang lain
  3. Fokus pada Allah dan bukan pada memamerkan keindahan kata-kata dalam doa. Ceritakan kebutuhan anda yang sesungguhnya pada kelompok agar bisa didoakan.
  4. Jangan terlalu terpaku pada susunan acara ibadah, jadilah fleksibel. Apabila ada anggota yang meminta bantuan doa dengan linangan air mata, maka dukunglah orang tersebut dalam doa bersama-sama anggota kelompok lainnya.

Berdoa bersama merupakan keistimewaan yang kita miliki sebagai anggota kelompok dalam satu komunitas Kristus.

 

POKOK RENUNGAN:

Waktu kelompok anda berdoa bersama, iman anda akan dikuatkan dan anda akan melihat kuasa Allah dinyatakan.

 

AYAT EMAS:

“Mereka semua bertekun dengan sehati dalam doa bersama-sama” - Kisah Para Rasul 1:14